<img src="https://certify.alexametrics.com/atrk.gif?account=zT0Lu1hNdI20fn" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Daftar / Login

PRESIDEN

Wajib Pakai Masker dan Karantina Turis Jadi Kebijakan Pertama Joe Biden Sebagai Presiden AS

1 month ago  •  814 Melihat  •  290 Menyukai  •  73 Komentar  •  91 Kuis  •  1 Bagikan

Joe Biden/ Foto: Forbes.com

Baru saja sah menjadi Presiden Amerika Serikat, Joe Biden tampak serius melakukan penanganan terhadap pandemi Covid-19 yang tak berkesudahan ini. Kabarnya di Negeri Paman Sam sendiri, kasusnya sudah membunuh lebih dari 400.000 orang lho. Maka dari itu berbagai kebijakan terkait penanganan pandemi langsung dikeluarkan oleh Presiden Joe Biden. 

Salah satu keputusan yang diambilnya adalah mewajibkan pemakaian masker dan jaga jarak di semua gedung federal dan pengembangan program pengujian COVID-19 untuk karyawan federal. Selain itu, Biden juga menegaskan kepada seluruh masyarakat Amerika Serikat untuk terus menggunakan masker dimana pun mereka berada terutama saat ke luar rumah. 

Perintah pertama itu ditandatangani pada Rabu, 20 Januari di Gedung Putih beberapa jam setelah menjabat, menyebut karyawan federal, karyawan kontrak dan lainnya di gedung federal atau di tanah federal harus "memakai masker, menjaga jarak dan mematuhi tindakan kesehatan masyarakat lain sebagai mana dicantumkan dalam pedoman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). 

Joe Biden/ Foto: kompas.com

Pada Oktober 2020 lalu, Biden berjanji mewajibkan bermasker di pesawat dan transportasi antarnegara bagian, tapi dia tidak mengambil tindakan itu pada Rabu. Perintah transportasi diperkirakan dikeluarkan Kamis, kata pejabat. Maskapai penerbangan AS, yang mewajibkan masker tanpa persyaratan hukum selama berbulan-bulan, mendukung mandat yang direncanakan Biden.

Pemerintahan Biden harus menerapkan persyaratan pengujian baru untuk hampir semua penumpang pesawat udara internasional yang dimulai Selasa, mengikuti perintah CDC minggu lalu. Di bawah aturan baru, semua penumpang usia 2 tahun ke atas yang terikat dengan AS harus mendapatkan hasil tes Covid-19 negatif dalam tiga hari kalender perjalanan.

Joe Biden/ Foto: tempo.co

Pemerintahan Biden mengumumkan akan memberlakukan kembali larangan masuk pada sebagian besar warga non-AS yang baru-baru ini berada di Brazil, Inggris, Irlandia, dan sebagian besar benua Eropa. Juru bicara Biden Jen Psaki mengatakan pada Senin bahwa pemerintahan baru berencana 'untuk memperkuat langkah-langkah kesehatan masyarakat seputar perjalanan internasional untuk lebih mengurangi penyebaran Covid-19'.

Biden juga meminta lembaga melihat kemungkinan soal tindak lanjut pengujian COVID-19 terhadap orang-orang setelah mereka tiba di Amerika Serikat. Biden juga menginginkan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang baru diberlakukan di pelabuhan laut AS.

Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita semua dapat kembali hidup normal seperti sedia kala. 

Tulisan ini dibuat oleh tim PEWEFEED.COM dari berbagai sumber
Menyukai
(+1 Poin)
Komentar
(+3 Poin)
Kuis
(+20 Poin)

Paling Populer di newstainment

newstainment