<img src="https://certify.alexametrics.com/atrk.gif?account=zT0Lu1hNdI20fn" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Daftar / Login

GADGET

Bermasalah, FaceApp Lagi Diselediki Oleh FBI

3 years ago  •  1562 Melihat  •  51 Menyukai  •  40 Komentar  •  169 Kuis  •  0 Bagikan

FaceApp menjadi aplikasi pengeditan wajah yang lagi trending saat ini, banyak publik figure, olahragawan dan tokoh dunia yang mencobanya. Aplikasi ini memungkinkan untuk mengubah sebuah wajah seseorang dibuat terlihat tua atau muda dan mengubah jenis kelaminnya menggunakan teknologi AI.

Walaupun saat ini Aplikasi ini sedang mendulang popularitas ternyata FaceApp sedang diselidiki oleh Partai Demokrat dari Amerika Serikat. Partai tersebut merasa khawatir karena aplikasi buatan Yaroslav Goncharov seorang pria asal Rusia bisa merusak pasar Amerika.

Image result for face appgoogle.com

Hal tersebut bukan tanpa sebab karena pada kegiatan kampanye presiden sebelumnya situs Komite Nasional Partai Demokrat menerima serangan siber yang dilancarkan oleh sejumlah peretas berasal dari Rusia. Dari sini mulai muncul ketegangan antara Amerika Serikat dan Rusia di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Sang Senator Pemimpin Minoritas Chuck Schumer yang secara resmi meminta FBI dan FTC untuk melakukan investigasi keamanan nasional ke dalam FaceApp, menurut NBC News: “Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transformasi berbeda pada foto orang, seperti membuat orang menjadi lebih tua. Sayangnya, hal baru ini bukannya tanpa resiko karena FaceApp dikembangkan oleh Rusia."

"Akan sangat meresahkan jika informasi pribadi sensitif warga AS diberikan kepada kekuatan asing yang bermusuhan," demikian bunyi sebagian surat dari Senator Schumer.

Meskipun benar bahwa FaceApp memang mengunggah gambar ke server-nya untuk menerapkan efek. CEO perusahaan di balik FaceApp, Yaroslav Goncharov, juga mengatakan (ketika aplikasi tersebut belum mencapai ketenaran seperti sekarang) bahwa sementara perusahaan terkadang menyimpan gambar untuk waktu yang singkat untuk keperluan kinerja, sebagian besar gambar akan dihapus tak lama kemudian, kurang lebih 48 jam kedepan dilansir dari The Verge.

Selain itu, untuk menguatkan jika aplikasi ini tidak menggangu rahasia orang lain, dia mengatakan bahwa “Kami tidak menjual atau berbagi data pengguna dengan pihak ketiga mana pun,” sehingga dengan tegas CEO membantah dengan tegas.

Image result for face appgoogle.com

Ini menunjukan bahwa Partai Demokrat terlalu berhati-hati dengan situasi isu politik sekarang ini, mereka hanya ingin semuanya berjalan aman daripada harus menyesal dikemudian hari atau mungkin mereka hanya tidak ingin melihat diri mereka menjadi tua.

Biar isunya gak memanas lagi mending kita kenalan sama Yaroslav Goncharov, seorang pria yang pernah bekerja di Microsoft selama dua tahun.

"Saya bekerja di Mircrosoft di Redmond, Amerika Serikat dan di sore hari saya mengerjaka coding untuk bot yang mampu menemani bermain kartu poker. Neural network hanya bagian kecil dari kemampuan bot ini saat itu. Belum ada solusi yang bisa diciptakan neural network sepenuhnya," tutur Goncharov dalam dilansir The Globe Post.

Image result for Yaroslav Goncharov, google.com

Neural network merupakan salah satu elemen penting dalam teknologi AI yang membuatnya mampu berpikir dan memiliki persepsi seperti otak manusia. Goncharov kemudian mengembangkan teknologi in-depth untuk analisis suara.

Di tahun 2016, Goncharov memutuskan untuk menggunakan teknologi ini (AI) untuk kemampuan pengolahan foto. Dari situlah aplikasi FaceApp kemudian tercipta.

FaceApp lahir dari dua hal penting yang menjadi tren. Pertama adalah value dari konten foto dan video yang terus tumbuh. Ada pandangan bahwa cerita di Snapchat, Instagram, dan sejenisnya bakal membunuh model news feed seperti Twitter. Facebook juga mulai menuju ke arah sana.

Image result for face appgoogle.com

Tren kedua adalah teknologi neural networks. Teknologi serupa otak manusia yang ditanamkan ke dalam kode komputasi. Untuk menciptakannya dibutuhkan jaringan software simulasi yang besar dengan kemampuan menganalisa dan menyimpan data. Teknologi ini merupakan basis dari machine learning, artificial intelligence, cybernetic. Jadi, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkah dari FaceApp, lebih baik cobain aplikasi unik tersebut dari sekarang juga. Okeh?

Tulisan ini dibuat oleh tim PEWEFEED.COM dari berbagai sumber
Menyukai
(+1 Poin)
Komentar
(+3 Poin)
Kuis
(+20 Poin)

Paling Populer di tekno

tekno