<img src="https://certify.alexametrics.com/atrk.gif?account=zT0Lu1hNdI20fn" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Daftar / Login

TEKNO

Hebat! Medali Olimpiade Tokyo 2020 Terbuat dari Limbah Elektronik

3 years ago  •  1759 Melihat  •  68 Menyukai  •  52 Komentar  •  200 Kuis  •  0 Bagikan

Medali yang dianugerahkan kepada kontingen yang berkompetisi Olimpiade Musim Panas dan Paralimpik 2020, akan sepenuhnya dibuat dari bahan daur ulang barang elektronik. Ide penyelenggara Olimpiade dan Paralympic Tokyo untuk membuat medali daur ulang dari jutaan ponsel ini tidak lain demi membangun "masa depan yang inovatif"

Mereka berharap hasil daur ulang ini nantinya akan menciptakan warisan abadi dan "berkontribusi pada masyarakat yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.". Proses daur ulang ini sudah berjalan sejak awal tahun 2017 ketika Jepang mengumumkan akan mengumpulkan semua barang elektronik yang sudah tidak berguna lagi dan menggunakannya kembali menjadi medali. Sejak itu, panitia telah mengumpulkan lebih dari 47.000 ton limbah teknologi dan lebih dari 5 juta ponsel yang terkumpul.

Related imagegoogle.com

Dari pengolahan puluhan ribu ton limbah tersebut, komite penyelenggara berhasil mengumpulkan emas sebanyak 32 kg, perak 3.500 kg, dan perunggu 2.200 kg, untuk membuat sekitar 5.000 medali untuk Olimpiade tahun depan. Pemerintah Jepang selanjutnya akan mendaur ulang bahan sumber apa pun yang tidak digunakan untuk membuat medali.

Related imagegoogle.com

Tokyo mengambil inspirasi dari Olimpiade Musim Dingin Vancouver 2010, yang menerapkan metode serupa menggunakan kembali elektronik yang terbuang seperti TV, komputer, dan keyboard untuk dijadikan medali.

Image result for medali daur ulanggoogle.com

Tidak hanya merilis medali saja beberapa waktu lalu, panitia juga memberi kejutan dengan merilis sebuah desain obor yang terinspirasi dari Sakura dan Bencana Fukushima. Alasan panitia mengambil tema Sakura, karena menandakan perubahan musim dingin ke musim semi. Lalu, obor ini juga dirancang dari masukan anak-anak yang tinggal di daerah terdampak bencana gempa, dan tsunami 2011 di Fukushima.

Image result for medali daur ulanggoogle.com

Obor tersebut didesain oleh desainer Tokujin Yoshioka. Estafet obor sendiri akan dimulai di prefektur Miyagi, pada 20 Maret tahun depan. Sayangnya rute lengkap estafet ini belum diumumkan. Sambil menunggu rute tersebut panitia malah merilis jadwal kompetisi penuh untuk Olimpiade Tokyo 2020, menyoroti 339 pertandingan dari 33 cabang olahraga yang berbeda.

Olimpiade Tokyo 2020 juga memiliki misi terselubung yaitu untuk menjadi ajang kesetaraan gender, dan lebih berfokus pada kaum muda dan lebih urban. Panitia juga telah memperkenalkan sejumlah olahraga baru seperti panjat tebing, berselancar, dan skateboarding yang dijadwalkan untuk melakukan debut Olimpiade mereka, meskipun masih belum diputuskan apakah mereka akan dimasukkan dalam kompetisi mendatang.

Olimpiade Tokyo 2020 dimulai pada 24 Juli dan akan berakhir pada 9 Agustus.

Tulisan ini dibuat oleh tim PEWEFEED.COM dari berbagai sumber
Menyukai
(+1 Poin)
Komentar
(+3 Poin)
Kuis
(+20 Poin)

Paling Populer di tekno

tekno